Rabu, 07 Maret 2012

Mendua

Ku tak habis pikir, kurangku dimana
Kau tega melepaskan aku

Jauh ku menatap, namun terlalu jauh
Imajinasiku terberai
Terdiam aku beku tanpamu,
Dimanakah letak hatimu?

Kau putuskan tuk mendua
Dengan dia dibelakangku
Padahalku pilih kamu
Jadi cinta terakhir

Ku tak habis pikir
Kurangku dimana?
Kau tega melepaskan aku

Jauh ku menatap, namun terlalu jauh
Imajinasiku terberai
Terdiam aku beku tanpamu,
Dimanakah letak hatimu?

Kau putuskan tuk mendua
Dengan dia dibelakangku
Padahalku pilih kamu
Jadi cinta terakhir

Kau putuskan tuk mendua
Dengan dia dibelakangku
Padahalku pilih kamu
Jadi cinta terakhir

Kau putuskan tuk mendua
Dengan dia dibelakangku
Padahalku pilih kamu
Jadi cinta terakhir
Jadi cinta terakhir....


Astrid_

Proposal Skripsi

Proposal Skripsi

SISTEM PAKAR KONSULTASI PENYAKIT PADA ANAK BERBASIS ANDROID

Khusnul Khotimah (12108262)


1. Latar Belakang

Sistem pakar merupakan sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti layaknya pakar. Sistem pakar yang baik adalah dirancang suatu permasalahan tertentu dengan meniru kerja dari para ahli/pakar. Dengan pengembangan sistem pakar, diharapkan bahwa orang awampun dapat menyelesaikan masalah yang cukup rumit yang sebenarnya hanya dapat diselesaikan dengan bantuin para ahli. Bagi para ahli, sistem pakar juga akan membantu aktifitasnya sebagai asisten yang sangat berpengalaman.

Sistem pakar sering dikembangkan dalam berbagai bidang, termasuk bidang kesehatan. Saat ini kebutuhan manusia akan pelayanan medis yang lebih baik sangat mendesak, yang berarti dukungan instrumensi dan informatika medis modern (telemedis) menjadi sangat dibutuhkan termasuk metode untuk membantu analisinya sehingga dihasilkan diagnosis yang lebih optimal. Salah satunya yaitu analisa penyakit pada anak. Di tempat pelayanan kesehatan tiap harinya banyak masyarakat atau para ibu yang datang untuk memeriksakan anaknya yang sakit. Butuh waktu dan proses yang cukup lama untuk dapat mengetahui dan mengobati bagi para ibu tentang penyakit anaknya. Untuk itulah ”sistem pakar konsultasi penyakit pada anak” ini berguna untuk membantu masyarakat terutama para ibu dalam menyelesaikan masalah ini.

UPT Puskesmas Kecamatan Pancoran merupakan tempat pelayanan kesehatan

masyarakat yang berterletak di Jl. Potlot Duren Tiga Selatan Kecamatan Pancoran. Disini hampir setiap hari masyarakat datang dengan jumlah yang sangat banyak untuk berobat. Terutama ibu dan anaknya yang datang untuk memeriksa kondisi kesehatan anaknya. Hal inilah yang membuat mengapa sistem pakar ini dirancang dan diimplementasikan di Puskesmas ini.

2. Tinjauan Masalah

a. Bagaimana mendeteksi jenis-jenis penyakit pada anak yang berumur 1 – 5 tahun secara tidak langsung yaitu dengan maksud masyarakat atau para ibu bisa mendeteksi tanpa harus bertemu dengan pakar atau dokter secara langsung.

b. Masalah terjadi pada masyarakat atau para ibu karena kurang paham tentang jenis-jenis penyakit yang diderita pada anak mereka.

3. Batasan Masalah

a. Data-data penunjang penyakit yang digunakan hanya pada usia balita (kurang dari 5 tahun) saja.

b. Jenis penyakit yang didiagnosa hanya penyakit yang umum terjadi pada anak di daerah tropis,seperti Indonesia.

c. Tidak terdapat komplikasi diantara gejala-gejala yang diderita.

d. Interaksi antara system dan user menggunakan pertanyaan berupa gejala yang tampak berdasarkan kondisi fisik,kulit dan perilaku anak.

4. Tujuan penulisan

a. Diharapkan masyarakat terutama para ibu dapat mendeteksi penyakit anak secara langsung atau tanpa bertemu pakar atau dokter.

b. Diharapkan masyarakat terutama para ibu dapat memahami tentang jenis-jenis penyakit yang diderita anak mereka.

5. Teori Dasar

Android adalah produk ponsel cerdas yang menuntut penggunanya juga harus cerdas dan akan lebih bagus jika selalu tersambung ke jaringan internet setiap saat. Tanpa koneksi internet memadai, Android tak punya kelebihan dibandingkan dengan ponsel pintar lainnya. Ponsel Android ibaratnya sebuah komputer, kegunaan komputer itu akan semakin fantastis jika pengguna bisa memilih dan meng-install aplikasi berguna.

Sistem operasi Android yang menggunakan versi modifikasi dari kernel Linux ini awalnya dikembangkan Android Inc, sebuah perusahaan yang kemudian dibeli Google dan akhir-akhir ini oleh Open Handset Alliance.

Android sejak awal memiliki konsep sebagai software berbasis kode
komputer yang didistribusikan secara terbuka (open source) dan gratis. Open source inilah sebenarnya kata kunci mengapa Android begitu seksi di mata para petualang gadget.

Keuntungan open source, banyak pengembang software yang bisa melihat dan memanfaatkan kode itu serta bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Satu hal yang unik, berbagai aplikasi itu diwadahi dalam sebuah portal, yaitu Android Market, sehingga pengguna tinggal meng-install aplikasi pilihannya.

Semua ponsel Android yang langsung bekerja sama dengan Google akan punya akses ke Android Market. Namun, sekarang juga sudah tumbuh portal software market di luar Android Market yang memungkinkan ponsel-ponsel Android yang bisa menyediakan layanan instalasi berbagai aplikasi tambahan yang dibutuhkan.

Di portal Android Market dan sejenisnya disediakan ribuan aplikasi, yang mayoritas bisa didapatkan secara gratis. Ponsel Android ditunggu-tunggu kehadirannya oleh penggemar yang mania internet, terutama mereka yang sudah tak terpisahkan dari berbagai aplikasi khas dari Google, seperti Google Search, Google Talk, Gmail, Google Maps, dan Google Calendar.

6. Kerangka Pemikiran

Menurut Siswanto (2005), Sistem pakar adalah program komputer yang mempunyai pengetahuan yang berasal dari manusia yang berpengetahuan luas (Pakar) dalam domain tertentu, dimana pengetahuan di sini adalah pengetahuan manusia yang sangat minim penyebarannya, mahal serta susah di dapat. Di sini keahlian dari manusia dimasukan ke pengetahuan tersebut untuk menyelesaikan masalah, seperti yang dilakukan manusia.

Sistem pakar yang baik dirancang agar dapat menyelesaikan suatu permasalahan tertentu dengan meniru kinerja dari para ahli. Dengan sistem ini, orang awam pun dapat menyelesaikan masalah yang cukup rumit, yang sebenarnya hanya dapat diselesaikan dengan bantuan para ahli.

Walaupun sistem pakar dapat menyelesaikan masalah dalam domain yang terbatas berdasarkan pengetahuan yang dimasukkan ke dalamnya, tetapi sistem pakar tidak dapat menyelesaikan masalah yang tidak dapat diselesaikan manusia. Oleh sebab itu, kehandalan sistem pakar terletak pada pengetahuan yang dimasukkan kedalamnya.

Kondisi-kondisi dimana sistem pakar dapat membantu manusia dalam menyelesaikan masalahnya, antara lain :

a. Pemakaian pakar yang berlebihan dalam membuat keputusan, walaupun dalam suatu tugas rutin.

b. Kebutuhan akan tenaga ahli (pakar) yang banyak, tetapi pakar yang tersedia jumlahnya terbatas.

c. Hasil yang optimal seperti dalam perencanaan atau konfigurasi. Sejumlah besar data yang harus diteliti oleh pakar secara continue.

d. Pertimbangan kritis harus dilakukan dalam waktu yang singkat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Konsep Dasar Sistem Pakar

Menurut Efraim Turban (1995), konsep dasar sistem pakar adalah :

1) Keahlian (Expertise)

Keahlian adalah suatu kelebihan penguasaan pengetahuan di bidang tertentu yang diperoleh dari pelatihan, membaca atau pengalaman. Contoh bentuk pengetahuan yang termasuk keahlian adalah :

a) Fakta-fakta pada lingkup permasalahan tertentu.

b) Teori-teori pada lingkup permasalahan tertentu.

c) Prosedur-prosedur dan aturan-aturan berkenaan dengan lingkup permasalahan tertentu.

d) Strategi-strategi global untuk menyelesaikan masalah.

e) Meta-knowledge (pengetahuan tentang pengetahuan).

2) Ahli atau pakar (Expert)

Seorang ahli adalah seseorang yang mampu menjelaskan suatu tanggapan, mempelajari hal-hal baruseputar topik permasalahan, menyusun kembali pengetahuan jika dipandang perlu, memecahkan masalah dengan cepat dan tepat. Seorang pakar harus memiliki kemampuan menyelesaikan permasalahan pada bidang tertentu yang ditanganinya, kemudian memberikan penjelasan mengenai hasil dan kaitannya dengan permasalahan yang ada.

3) Memindahkan Keahlian (Transfering Expertise)

Tujuan dari sistem adalah memindahkan keahlian yang dimiliki oleh seorang pakar ke dalam sebuah sistem komputer, kemudian dari sebuah sistem komputer kepada orang lain yang bukan pakar. Proses ini dapat meliputi empat kegiatan :

a) Perolehan pengetahuan (Knowledge Acquistion)

b) Representasi pengetahuan (Knowledge Representation)

c) Menyimpulkan pengetahuan (Knowledge Inferencing)

d) Memindahkan pengetahuan kepada pemakai (Knowledge Transfer to User)

Pengetahuan tersebut ditempatkan ke dalam suatu komponen yang dinamakan basis pengetahuan (Knowledge Base).

4) Kesimpulan (Inference)

Keistimewaan dari sistem pakar yaitu kemampuannya dalam memberikan saran, yaitu dengan menempatkan keahlian ke dalam basis pengetahuan (Knowledge Base) dan membuat program yang mampu mengakses basis pengetahuan sehinggga sistem dapat memberikan kesimpulan. Kesimpulan dibentuk di dalam komponen yang dinamakan mesin pengambil kesimpulan (Inference Engine), dimana berisi aturan-aturan untuk menyelesaikan masalah.

5) Aturan (Rule)

Umumnya sistem pakar adalah sistem berbasis aturan, yaitu pengetahuan yang terdiri dari aturan-aturan sebagai prosedur penyelesaian masalah. Pengetahuan tersebut digambarkan sebagai suatu urutan seri dari kaidah-kaidah yang sudah dibuat.

6) Kemampuan Penjelasan (Explanation Capability)

Keistimewaan lain dari sistem pakar adalah kemampuannya dalam memberikan saran atau rekomendasi serta menjelaskan mengapa tindakan tertentu tidak dianjurkan.

7. Metode Penelitian

Dalam penelitian ini penulis mempunyai beberapa tahapan.

a. sumber pustaka dari buku-buku yang berhubungan dengan sistem Android.

b. Mendefinisikan dan mengumpulkan semua kebutuhan kemudian kebutuhan tersebut dianalisis dan didefinisikan.

c. Merancang sistem merupakan tahap penyusunan proses, data, aliran proses dan hubungan antar data.

d. Implementasi system.

e. Pengujian system yang terdiri dari verifikasi terhadap pakar dan kuesioner kepada user.

8. Jadwal Penulisan / Time Table

No

Bulan

Kegiatan

1

Maret – April

2012

Mencari sumber pustaka,mendefinisikan dan mengumpulkan semua kebutuhan

2

April – Mei

2012

Merancang sistem

3

Juni

2012

Implementasi sistem

4

Juli 2012

Melakukan pengujian,verifikasi dan kuesioner kepada user

Daftar Pustaka

1.Azis , Farid , Belajar Sendiri Pemprograman Sistem Pakar , PT. Elex Media Komputindo , Jakarta , 1994.

2. Hart , Ana , Sistem Pakar Sebuah Perkenalan Untuk Manajer , PT.Elek Media Komputindo, Jakarta , 1986.

3. Smith , Tony , Dokter di rumah anda , PT.Dian Rakyat , Jakarta , 1990 , hlm 188 – 191.

4. Repository.usu.ac.id/betstream.

SERTIFIKASI KEAHLIAN DI BIDANG IT

Banyak alasan untuk dapat mempertimbangkan sertifikasi IT (Information Technology), yaitu yang utama adalah dapat membuka lebih banyak kesempatan pekerjaan. Sertifikasi IT menunjukkan para Professional Teknologi Informasi memiliki pengetahuan dan kompetensi yang dapat dibuktikan. Bagi mereka yang sudah bekerja di bidang TI, sertifikasi memberi cara yang standar dan terukur untuk mengukur kemampuan teknis. Dengan memiliki sebuah sertifikat TI yang diakui secara global, seorang profesional TI akan memiliki rasa kepercayaan diri yang lebih tinggi terkait dengan keterampilan yang dimilikinya. Ini karena melalui proses sertifikasi keterampilan yang dimiliki sudah mengalami validasi oleh pihak ketiga, dalam hal ini lembaga pemberi sertifikasi.

Sertifikasi merupakan independen, obyektif, dan tugas yang regular bagi kepentingan
profesional dalam satu atau lebih area di teknologi informasi. Sertifikasi ini memiliki tujuan untuk :
• Membentuk tenaga praktisi TI yang berkualitas tinggi
• Membentuk standar kerja TI yang tinggi
• Pengembangan profesional yang berkesinambungan

Jenis sertifikasi

Pada dasarnya ada 2 jenis sertikasi yang umum dikenal di masyarakat:

• Sertifikasi akademik (sebetulnya tidak tepat disebut sertifikasi) yang memberiakn gelar, Sarjana, Master dll
• Sertifikasi profesi. Yaitu suatu sertifikasi yang diberikan berdasarkan keahlian tertentu unutk profesi tertentu.

Contoh-contoh Sertifikasi Nasional dan Internasional

• Nasional :
- Sertifikasi sistem manajemen mutu,
- Sertifikasi sistem manajemen lingkungan,
- sertifikasi produk,
- sertifikasi ekolabel
- sertifikasi sistem HACCP3
• Internasional :
- Adobe Certification Testing
- Avaya Certification Testing
- CompTIA Certification Testing
- LPI (Linux Professional Institute) Certification Testing
- MySQL Certification Testing
- Novell Certification Testing
- Sun Academic Initiative Certification
- SAP Certification Testing
- VERITAS Certification Testing


Lembaga yang melakukan Sertifikasi

Untuk melakukan sertifikasi di bidang teknologi informasi, ada beberapa lembaga yang berperan di dalamnya, yaitu :

1. LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi Telematika)

Sertifikat yang dikeluarkan LSP Telematika ada dua jenis sertifikat yakni :
• Certificate of Competence dan Certificate of Attainment .


2. VUE Authorized Test Centers

Lembaga VUE ini adalah salah satu penyelenggara training IT yang memiliki kemampuan secara mandiri untuk menyelenggarakan ujian sertifikasi internasional dari berbagai vendor IT terkemuka seperti Cisco, CompTIA, Novel, Sun, dsb.
Tidak semua lembaga training IT memiliki lisensi untuk mengadakan ujian sertifikasi internasional, bahkan banyak lembaga training IT yang bekerjasama dengan kami melaksanakan ujian sertifikasi internasional bagi peserta training yang mengikuti training mereka.
Lembaga VUE ini ditunjuk sebagai VUE Authorized Test Center sejak Maret 2007 dan hingga kini VUE telah melaksanakan ujian sebanyak 75 kali dengan beragam jenis ujian dari Cisco Certified dan Microsoft Certified. Jumlah workstation untuk peserta ujian adalah 4 (empat buah) dengan demikian dalam satu waktu bersamaan kita dengan maksimal dapat melaksanakan ujian sertifikasi internasional bagi 4 orang. Dengan server khusus yang didedikasikan hanya untuk VUE Test Center software yang menjamin kelancaran proses ujian sertifikasi.

Sumber :

http://ichigonara.blogspot.com/2011/05/sertifikasi-keahlian-i-bidang-it.html
http://fik-banez.blogspot.com/2011/05/sertifikasi-keahlian-bidang-it.html

Kamis, 12 Januari 2012

Pentingnya Manajemen Kontrol Keamanan Pada Sistem

pengendalian kontrol keamanan adalah upaya atau cara untuk melakukakn pencegahan-pencegahan untuk mencegah dan mendeteksi adanya kesalahan-kesalahan atau error yang terjadi untuk sedemikian rupanya diminimalisir sebagai proses dari kontrol keamanan pada sistem.

beberapa hal yang harus dilakukan pada saat kontrol sistem
- pastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan dan telah direncanakan, sistem yang beroprasi seperti yang telah dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari gangguan/penyalahgunaan.
- memberi kontrol ppada manajer dalam mengontrol area operasi.

Properti Sistem Yang Memberikan Keamanan
Sebuah system harus mempunyai tiga property (sifat), yaitu :

  • Integritas, system akan mempunyai integritas bila ia berjalan menurut spesifikasinya. Perancang system berusaha untuk mengembangkan system yang mempunyai integritas fungsional, yaitu kemampuan untuk melanjutkan operasi, apabila salah satu atau lebih dari komponennya tidak berjalan.
  • Audibilitas, ia akan bersifat audible jika ia memiliki visibilitas dan accountability (daya perhitungan). Bila system memiliki audibilitas maka mudah bagi seseorang untuk memeriksa, memverifikasi atau menunjukkan penampilannya.
  • Daya kontrol, daya kontrol memungkinan manajer untuk menangani pengerahan atau penghambatan pengaruh terhadap system. Teknik yang efektif untuk mendapatkan daya kontrol system ini adalah dengan membagi system menjadi subsistem yang menangani transaksi secara terpisah

Tugas Kontrol CBIS
Kontrol CBIS mencakup semua fase siklus hidup. Selama siklus hidup, kontrol dapat dibagi menjadi kontrol-kontrol yang berhubungan dengan pengembangan, disain dan operasi.
Manajer dapat memperoleh kontrol dalam ketiga area secara langsung melalui ahli lain, seperti auditor.

* KONTROL DISAIN SISTEM

* Tujuan untuk memastikan bahwa disainnya bisa meminimalkan kesalahan, mendeteksi kesalahan dan mengoreksinya.
* Kontrol tidak boleh diterapkan jika biayanya lebih besar dari manfaatnya. Nilai atau manfaat adalah tingkat pengurangan resiko.
* Selama fase disain dan analisis dari siklus hidup system, Analis System, DBA dan Manajer Jaringan membangun fasilitas kontrol tertentu dalam disain system. Selama fase implementasi, programmer menggabungkan kontrol tersebut ke dalam system. Disain system dikontrol dengan cara menggabungkan kontrol software menjadi lima bagian pokok, yaitu :

I. Permulaan Transaksi (Transaction Origination)

* Tahap-tahap yang harus dilakukan pada permulaan transaksi :

1. Permulaan Dokumentasi Sumber

> Perancangan dokumentasi

> Pemerolehan dokumentasi

> Kepastian keamanan dokumen
2. Kewenangan

> Bagaimana entry data akan dibuat menjadi dokumen dan oleh siapa
3. Pembuatan Input Komputer

> Mengidentifikasi record input yang salah dan memastikan semua data input
diproses
4. Penanganan Kesalahan

> Mengoreksi kesalahan yang telah dideteksi dan menggabungkan record yg telah dikoreksi ke record entry
5. Penyimpanan Dokumen Sumber

> Menentukan bagaimana dokumen akan disimpan dan dalam kondisi
bagaimana dapat dikeluarkan

II Entri Transaksi (Transaction Entry)

Entri transaksi mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat dibaca oleh komputer. Kontrol ini berusaha untuk menjaga keakuratan data yang akan ditransmisikan ke jaringan komunikasi atau yang akan dimasukkan secara langsung ke dalam komputer. Area kontrolnya meliputi atas :

  1. Entri data
  2. Verifikasi data
  3. Penanganan kesalahan
  4. Penyeimbangan batch
III Komunikasi Data (Data Communication)
Komputer yang ada dalam jaringan memberikan peluang risiko keamanan yang lebih besar dari pada komputer yang ada di dalam suatu ruangan. Area kontrol ini terdiri dari :
> Kontrol pengiriman pesan
> Kontrol saluran (channel) komunikasi
> Kontrol penerimaan pesan
> Rencana pengamanan datacom secara menyeluruh

IV
Pemrosesan Komputer

* Pada umumnya semua elemen kontrol pada disain system selalu dikaitkan dengan pemasukan data ke dalam komputer. Area kontrol pada pemrosesan komputer terdiri dari :

1. Penanganan Data
2. Penanganan Kesalahan
3. Database dan Perpustakaan Software

* Sebagian besar kontrol database dapat diperoleh melalui penggunaan Sistem Manajemen Database (Database Management System/DBMS)
* Tingkat keamanan dalam DBMS terdiri dari :

1. Kata kunci (Password)
2. Direktori pemakai (User Directory)
3. Direktori elemen data (Field Directory)
4. Enkripsi (Encryption)

V. Output Komputer

* Komponen subsistem ini bertanggung jawab untuk mengirimkan produk (output) kepada pemakai (user). Yang termasuk dalam area ini adalah :

1. Distribusi
> Kontrol pada distribusi laporan berusaha untuk memastikan ketepatan orang yang menerima output.
2. Penyeimbangan Departemen Pemakai
> Bila departemen pemakai menerima output dari komputer, maka keseluruhan kontrol dari output dibandingkan dengan total yang sama yang telah ditetapkan pada waktu pertama kali data input dibuat.
3. Penanganan Kesalahan
Kelompok kontrol tertentu dapat ditetapkan didalam area pemakai dengan menjalankan prosedur formal untuk mengoreksi kesalahan.
4. Penyimpangan Record
> Tujuan komponen kontrol yang terakhir ini adalah untuk memelihara keamanan yang tepat terhadap output komputer dan untuk mengontrol penyelesaian yang sia-sia.
5. Penyeimbangan Operasi Komputer
> Kontrol ini memungkinkan pelayanan informasi untuk memverifikasi bahwa semua batch dan transaksi yang diterima dari departemen pemakai telah diproses.

* Kontrol Terhadap Pengoperasian Sistem

Kontrol pengoperasian sistem dimaksudkan untuk mencapai efisiensi dan keamanan.
Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan menjadi 5 area :

1. Struktur organisasional
> Staf pelayanan informasi diorganisir menurut bidang spesialisasi. Analisis, Programmer, dan Personel operasi biasanya dipisahkan dan hanya mengembangkan ketrampilan yang diperlukan untuk area pekerjaannya sendiri.
2. Kontrol perpustakaan
> Perpustakaan komputer adalah sama dengan perpustakaan buku, dimana didalamnya ada pustakawan, pengumpulan media, area tempat penyimpanan media dan prosedur untuk menggunakan media tersebut. Yang boleh mengakses perpustakaan media hanyalah pustakawannya.
3. Pemeliharaan Peralatan
> Orang yang tugasnya memperbaiki computer yang disebut Customer Engineer (CE) / Field Engineer (FE) / Teknisi Lapangan menjalankan pemeliharaan yang terjadwal / yang tak terjadwal.
4. Kontrol lingkungan dan keamanan fasilitas
> Untuk menjaga investasi dibutuhkan kondisi lingkungan yang khusus seperti ruang computer harus bersih keamanan fasilitas yang harus dilakukan dengan penguncian ruang peralatan dan komputer.
5. Perencanaan disaster

* Rencana Keadaan darurat
> Prioritas utamanya adalah keselamatan tenaga kerja perusahaan
* Rencana Backup
> Menjelaskan bagaimana perusahaan dapat melanjutkan operasinya dari ketika terjadi bencana sampai ia kembali beroperasi secara normal.
* Rencana Record Penting
> Rencana ini mengidentifikasi file data penting & menentukan tempat penyimpanan kopi duplikat.
* Rencana Recovery
> Rencana ini mengidentifikasi sumber-sumber peralatan pengganti, fasilitas komunikasi dan pasokan-pasokan.


link sumber :

- http://bayumuhammad.blogspot.com/2012/01/pentingnya-manajemen-kontrol-keamanan.html

- http://dewz-baguz.blogspot.com/2011/11/pentingnya-manajemen-kontrol-keamanan.html




CARA MEMBUAT WBS APLIKASI E-COMMERCE PADA UZNUL PARSEL MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL

Langkah awal yaitu menentukan ude perancangan website.

Struktur navigasi website digunakan untuk menggambarkan secara garis besar isi dari seluruh website. Pada aplikasi website ini, struktur yang digunakan untuk halaman pada user adalah struktur navigasi composite/campuran yaitu campuran dari struktur navigasi linear dan non linear, dikatakan Linear karena untuk menu tertentu (contoh : menu Link) tidak terdapat percabangan dan untuk masuk ke halaman tertentu terlebih dahulu harus masuk ke halaman sebelumnya, sedangkan dikatakan non linear karena pada menu tertentu terdapat percabangan dan tiap halaman percabangannya memiliki kedudukan yang sama artinya tidak terdapat master page (halaman utama satu) dan slave page (halaman pendukung). Contoh : pada halaman Kategori, di dalam menu ini terdapat percabangan dan jika telah masuk ke dalam salah satu halaman percabangan (Data Parsel), kemudian ingin masuk ke halaman lain yang memiliki kedudukan yang sama (Beli Parsel atau yang lainnya), hal itu dapat langsung dilakukan tanpa harus balik ke halaman utama.

Struktur Navigasi merupakan alur yang digunakan dalam perancangan halaman. Sebelum membangun website terlebih dahulu kita menentukan struktur navigasinya agar penyampaian informasi dapat lebih mudah dan terarah. Selain itu struktur navigasi juga mengambarkan hubungan antara halaman yang satu dengan halaman yang lain. Pada website e-commerce uznul parsel ini struktur navigasi yang digunakan adalah struktur navigasi non linear.

Pada struktur navigasi non linear tiap – tiap percabangan memiliki kedudukan yang sama sehingga tidak ada master page. Sehingga masing – masing halaman dapat link kemana saja tanpa harus berpindah dulu ke halaman lain.

Rancangan tampilan diperlukan secara mutlak di dalam proses pembuatan aplikasi halaman web. Interface atau yang lebih di kenal dengan antar muka merupakan tampilan awal dari website dimana user dapat berinteraksi langsung dengan website. Di dalam antar muka website terdapat beberapa konten yang dapat diakses dan digunakan oleh visitor maupun member secara langsung.

Perancangan Tampilan Halaman User

Dalam perancangan website Uznul Parsel Online halaman yang disediakan untuk tampilan FrontEnd-nya adalah sebagai berikut :.

1. Rancangan halaman Home

2. Rancangan halaman Kategori

3. Rancangan halaman Produk Yang Dilihat

4. Rancangan halaman Daftar Belanja

5. Rancangan halaman Informasi

6. Rancangan halaman Produk Baru

7. Rancangan halaman Produk Diskon

8. Rancangan halaman Toko Kami

9. Rancangan halaman Contact Us

10. Rancangan halaman Site Map

Halaman ini adalah halaman yang akan menjadi halaman pembuka dari website ini, yang akan menjelaskan secara umum isi dari website Uznul Parsel Online ataupun dapat berisi kata pengantar.

Setelah rancangan selesai dibuat selanjutnya membuat UML

Diagram Kelas (Class Diagram)
• Diagram yang di gunakan untuk menampilkan beberapa kelas serta paket-paket yang ada dalam system/perangkat lunak yang sedang kita kembangkan.
• Diagram kelas(Class Diagram) memberi kita gambaran ( diagram statis ) tentang system atau perangkat lunak dan relasi – relasi yang ada didalamnya.

Pada website ini terdapat database yang saling terhubung dan digambarkan oleh class diagram. User akan dapat melakukan pemesanan dengan memiliki kesamaan id_user pada table user dan pesanan. Rinci pesanan akan menyimpan jumlah produk yang telah dipesan dengan kesamaan nama_produk pada table rinci_pesanan dan table produk. Setiap produk yang ada pada website ini dibagi atas kategori – kategori tertentu.